Cari Blog Ini
Kamis, 23 Desember 2010
Rabu, 22 Desember 2010
MEMBUAT FILE PDF WATERMARKS DENGAN OFFICE 2010
Membuat File PDF Watermarks dengan Office 2010
Dokumen digital merupakan solusi dokumen masa depan, didalam dunia
kerja dokumen digital sudah mulai populer sejak beberapa waktu yang
lalu. Banyak kantor-kantor besar yang sudah mulai mengaplikasikan
dokumen digital pada perusahaan mereka. Di Indonesia sendiri juga sudah
mulai bermunculan perusahan-perusahaan jasa yang menawarkan produk
untuk mengkonversi Dokumen dari dokumen konvensional ke dokumen
digital.

Di ambil dari Tabloid PC Plus Edisi 372
By roemasa - Posted on 23 Desember 2010
Berikut beberapa keuntungan yang di dapat dengan mengaplikasikan dokumen digital :
-
Efisien dan tidak memakan tempat, karena dimana biasanya dengan dokumen konvesioanal akan memakan banyak tempat. Dokumen digital akan di disimpan pada sebuah media penyimpanan digital, yang mana dengan kapasitas media penyimpanan 100 GB anda bisa menyimpan 2 jutaan lembar, bahkan bisa lebih tergantung format file dan resolusi yang di gunakan.
-
Dengan menggunakan dokumen digital juga akan memudahkan anda dalam hal pendistribusian dokumen, anda bisa mendistribusikan dokumen digital melalui CD, media penyimpnan jinjing (USB Flash Disk, Hardisk eksternal), email dan lain-lain.
-
Dokumen Digital juga bisa menjadi sebuah solusi backup, dimana jika dokumen konvesioan rusak yang di karenakan bencana alam, kehilang yang tidak di sengaja dan yang lain.
-
Penerapan dokumen digital juga mendukung kampenye Go Green, dimana tidak semua dokumen harus di cetak, jadi menghemat penggunaan kertas.
-
Dengan menggunakan dokumn digital juga akan memudahkan anda untuk mencarinya, anda tidak perlu masuk gudang dokumen dan membuka-buka tumpukan kertas.
Ketika dokumen digital telah di aplikasikan, muncul
pertanyaan bagaimana kita harus memproteksi dan memonitor dokumen
tersebut? yang mana penggunanaan dokumen digital akan memudahkan
pendistribusian dokumen tersebut, yang mungkin saja di gunakan oleh
orang lain untuk hal-hal yang tidak di inginkan. Solusi dari
permasalahan diatas yaitu salah satunya dengan menggunakan Watermarking
(tanda air). Watermarking sendiri mempunyai banyak teknik, ada teknik
watermarking yang dapat di lihat dengan mata telanjang dan ada juga
yang tidak.
Pada artikel kali ini saya hanya akan membahas
Watermarking yang sifatnya kasat mata, yang mana fungsi watermarking
ini justru sebagai penanda untuk memberikan informasi yang jelas
terhadap dokumen tersebut dan untuk melindungi dokumen dari pembajakan.
Yang mana watermarking ini sering di pakai pada perusahaan-perusahaan.
Pada contoh ini saya menggunakan Microsoft Office 2010.
1. Untuk menambahkan watermarking pada dokumen, buka
Microsoft office kemudian klik tab Page Layout kemudian clik pada icon
Watermark.
2. Di sini juga sudah di sediakan beberap
tempallate, untuk menggunakan template yang ada anda bisa mengklik
salah satu template contoh Confidential.
3. Namun jika anda ingin melakukan kustomisasi pada tab Page Layout klik watermark kemdudian pilih Custom Watermark….
4. Jika anda ingin mengganti tulisan Confidential
dengan yang lain, pilih salah satu combo text kemudian langsung ketikan
keterangan yang baru, dan untuk merubah warna anda bisa memilihnya
pada tab Color. Memang tidak terlalu banyak opsi yang bisa di lakukan
pada menu watermark ini, seperti penempatan watermark yang hanya bisa
di tempatkan pada bagian tengah dokumen.
5. Hasil customisasi yang telah di lakukan.
6. Selain dengan tulisan anda juga bia menggunakan
gambar sebagai Watermaking, untuk menggunakan gambar, pilih Picture
watermark kemudian klik tombol Picture lalu pilih gambar yang di
inginkan lalu klik tombol Insert.
7. Berikut hasil dari Wartermark dengan gambar, jika
dirasa gambar terlalu jelas dan anda ingin membuat lebih sama-samar
anda bisa mencentang beri centang opsi Washout agar kelihatan lebih
samar-samar.
8. Untuk menyimpan dokumen tersebut dengan file PDF
klik menu File – Save as kemudian pada Save As type pilih PDF kemudian
klik Tombol Save. Microsoft Office 2010 sudah di lengkapi kemampuan
untuk melakukan penyimpanan file ke PDF jika anda masih menggunakan
Microsoft Office 2003 atau 2007 anda harus mengintall sebuah plugin
terlebih dahulu.
9. Hasil Dokumen pdf yang di buat dengan menggunakan Microsoft Office 2010 dengan Watermarking.
Di ambil dari Tabloid PC Plus Edisi 372
Membuat File PDF Watermarks dengan Office 2010 By roemasa - Posted on 11 December 2010 MS Office Dokumen digital merupakan solusi dokumen masa depan, didalam dunia kerja dokumen digital sudah mulai populer sejak beberapa waktu yang lalu. Banyak kantor-kantor besar yang sudah mulai mengaplikasikan dokumen digital pada perusahaan mereka. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai bermunculan perusahan-perusahaan jasa yang menawarkan produk untuk mengkonversi Dokumen dari dokumen konvensional ke dokumen digital. Berikut beberapa keuntungan yang di dapat dengan mengaplikasikan dokumen digital : 1. Efisien dan tidak memakan tempat, karena dimana biasanya dengan dokumen konvesioanal akan memakan banyak tempat. Dokumen digital akan di disimpan pada sebuah media penyimpanan digital, yang mana dengan kapasitas media penyimpanan 100 GB anda bisa menyimpan 2 jutaan lembar, bahkan bisa lebih tergantung format file dan resolusi yang di gunakan. 2. Dengan menggunakan dokumen digital juga akan memudahkan anda dalam hal pendistribusian dokumen, anda bisa mendistribusikan dokumen digital melalui CD, media penyimpnan jinjing (USB Flash Disk, Hardisk eksternal), email dan lain-lain. 3. Dokumen Digital juga bisa menjadi sebuah solusi backup, dimana jika dokumen konvesioan rusak yang di karenakan bencana alam, kehilang yang tidak di sengaja dan yang lain. 4. Penerapan dokumen digital juga mendukung kampenye Go Green, dimana tidak semua dokumen harus di cetak, jadi menghemat penggunaan kertas. 5. Dengan menggunakan dokumn digital juga akan memudahkan anda untuk mencarinya, anda tidak perlu masuk gudang dokumen dan membuka-buka tumpukan kertas. Ketika dokumen digital telah di aplikasikan, muncul pertanyaan bagaimana kita harus memproteksi dan memonitor dokumen tersebut? yang mana penggunanaan dokumen digital akan memudahkan pendistribusian dokumen tersebut, yang mungkin saja di gunakan oleh orang lain untuk hal-hal yang tidak di inginkan. Solusi dari permasalahan diatas yaitu salah satunya dengan menggunakan Watermarking (tanda air). Watermarking sendiri mempunyai banyak teknik, ada teknik watermarking yang dapat di lihat dengan mata telanjang dan ada juga yang tidak. Pada artikel kali ini saya hanya akan membahas Watermarking yang sifatnya kasat mata, yang mana fungsi watermarking ini justru sebagai penanda untuk memberikan informasi yang jelas terhadap dokumen tersebut dan untuk melindungi dokumen dari pembajakan. Yang mana watermarking ini sering di pakai pada perusahaan-perusahaan. Pada contoh ini saya menggunakan Microsoft Office 2010. 1. Untuk menambahkan watermarking pada dokumen, buka Microsoft office kemudian klik tab Page Layout kemudian clik pada icon Watermark. image 2. Di sini juga sudah di sediakan beberap tempallate, untuk menggunakan template yang ada anda bisa mengklik salah satu template contoh Confidential. image 3. Namun jika anda ingin melakukan kustomisasi pada tab Page Layout klik watermark kemdudian pilih Custom Watermark…. image 4. Jika anda ingin mengganti tulisan Confidential dengan yang lain, pilih salah satu combo text kemudian langsung ketikan keterangan yang baru, dan untuk merubah warna anda bisa memilihnya pada tab Color. Memang tidak terlalu banyak opsi yang bisa di lakukan pada menu watermark ini, seperti penempatan watermark yang hanya bisa di tempatkan pada bagian tengah dokumen. image 5. Hasil customisasi yang telah di lakukan. image 6. Selain dengan tulisan anda juga bia menggunakan gambar sebagai Watermaking, untuk menggunakan gambar, pilih Picture watermark kemudian klik tombol Picture lalu pilih gambar yang di inginkan lalu klik tombol Insert. image 7. Berikut hasil dari Wartermark dengan gambar, jika dirasa gambar terlalu jelas dan anda ingin membuat lebih sama-samar anda bisa mencentang beri centang opsi Washout agar kelihatan lebih samar-samar. image 8. Untuk menyimpan dokumen tersebut dengan file PDF klik menu File – Save as kemudian pada Save As type pilih PDF kemudian klik Tombol Save. Microsoft Office 2010 sudah di lengkapi kemampuan untuk melakukan penyimpanan file ke PDF jika anda masih menggunakan Microsoft Office 2003 atau 2007 anda harus mengintall sebuah plugin terlebih dahulu. image 9. Hasil Dokumen pdf yang di buat dengan menggunakan Microsoft Office 2010 dengan Watermarking. image Di ambil dari Tabloid PC Plus Edisi 372Membuat File PDF Watermarks dengan Office 2010 By roemasa - Posted on 11 December 2010 MS Office Dokumen digital merupakan solusi dokumen masa depan, didalam dunia kerja dokumen digital sudah mulai populer sejak beberapa waktu yang lalu. Banyak kantor-kantor besar yang sudah mulai mengaplikasikan dokumen digital pada perusahaan mereka. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai bermunculan perusahan-perusahaan jasa yang menawarkan produk untuk mengkonversi Dokumen dari dokumen konvensional ke dokumen digital. Berikut beberapa keuntungan yang di dapat dengan mengaplikasikan dokumen digital : 1. Efisien dan tidak memakan tempat, karena dimana biasanya dengan dokumen konvesioanal akan memakan banyak tempat. Dokumen digital akan di disimpan pada sebuah media penyimpanan digital, yang mana dengan kapasitas media penyimpanan 100 GB anda bisa menyimpan 2 jutaan lembar, bahkan bisa lebih tergantung format file dan resolusi yang di gunakan. 2. Dengan menggunakan dokumen digital juga akan memudahkan anda dalam hal pendistribusian dokumen, anda bisa mendistribusikan dokumen digital melalui CD, media penyimpnan jinjing (USB Flash Disk, Hardisk eksternal), email dan lain-lain. 3. Dokumen Digital juga bisa menjadi sebuah solusi backup, dimana jika dokumen konvesioan rusak yang di karenakan bencana alam, kehilang yang tidak di sengaja dan yang lain. 4. Penerapan dokumen digital juga mendukung kampenye Go Green, dimana tidak semua dokumen harus di cetak, jadi menghemat penggunaan kertas. 5. Dengan menggunakan dokumn digital juga akan memudahkan anda untuk mencarinya, anda tidak perlu masuk gudang dokumen dan membuka-buka tumpukan kertas. Ketika dokumen digital telah di aplikasikan, muncul pertanyaan bagaimana kita harus memproteksi dan memonitor dokumen tersebut? yang mana penggunanaan dokumen digital akan memudahkan pendistribusian dokumen tersebut, yang mungkin saja di gunakan oleh orang lain untuk hal-hal yang tidak di inginkan. Solusi dari permasalahan diatas yaitu salah satunya dengan menggunakan Watermarking (tanda air). Watermarking sendiri mempunyai banyak teknik, ada teknik watermarking yang dapat di lihat dengan mata telanjang dan ada juga yang tidak. Pada artikel kali ini saya hanya akan membahas Watermarking yang sifatnya kasat mata, yang mana fungsi watermarking ini justru sebagai penanda untuk memberikan informasi yang jelas terhadap dokumen tersebut dan untuk melindungi dokumen dari pembajakan. Yang mana watermarking ini sering di pakai pada perusahaan-perusahaan. Pada contoh ini saya menggunakan Microsoft Office 2010. 1. Untuk menambahkan watermarking pada dokumen, buka Microsoft office kemudian klik tab Page Layout kemudian clik pada icon Watermark. image 2. Di sini juga sudah di sediakan beberap tempallate, untuk menggunakan template yang ada anda bisa mengklik salah satu template contoh Confidential. image 3. Namun jika anda ingin melakukan kustomisasi pada tab Page Layout klik watermark kemdudian pilih Custom Watermark…. image 4. Jika anda ingin mengganti tulisan Confidential dengan yang lain, pilih salah satu combo text kemudian langsung ketikan keterangan yang baru, dan untuk merubah warna anda bisa memilihnya pada tab Color. Memang tidak terlalu banyak opsi yang bisa di lakukan pada menu watermark ini, seperti penempatan watermark yang hanya bisa di tempatkan pada bagian tengah dokumen. image 5. Hasil customisasi yang telah di lakukan. image 6. Selain dengan tulisan anda juga bia menggunakan gambar sebagai Watermaking, untuk menggunakan gambar, pilih Picture watermark kemudian klik tombol Picture lalu pilih gambar yang di inginkan lalu klik tombol Insert. image 7. Berikut hasil dari Wartermark dengan gambar, jika dirasa gambar terlalu jelas dan anda ingin membuat lebih sama-samar anda bisa mencentang beri centang opsi Washout agar kelihatan lebih samar-samar. image 8. Untuk menyimpan dokumen tersebut dengan file PDF klik menu File – Save as kemudian pada Save As type pilih PDF kemudian klik Tombol Save. Microsoft Office 2010 sudah di lengkapi kemampuan untuk melakukan penyimpanan file ke PDF jika anda masih menggunakan Microsoft Office 2003 atau 2007 anda harus mengintall sebuah plugin terlebih dahulu. image 9. Hasil Dokumen pdf yang di buat dengan menggunakan Microsoft Office 2010 dengan Watermarking. image Di ambil dari Tabloid PC Plus Edisi 372
Selasa, 14 Desember 2010
Jumat, 03 Desember 2010
ATM Card-Skimming
Pelaku dapat melakukan pembobolan ATM dengan cara menyalin atau meng-kloning data dari kartu ATM milik nasabah menggunakan perangkat yang disebut Skimmer. Skimmer adalah alat pembaca dan penulis kartu magnetik. Skimmer bisa menyalin seluruh data dari ATM kita kemudian mentransfernya ke kartu lain yang masih kosong. Cara kerjanya mirip alat pengganda cd writer pada komputer yang mampu membaca cd berisi data, kemudian menyalinnya ke cd lain yang masih kosong. Isinya akan sama persis dengan cd aslinya. Ketika sudah direkam, maka pelaku akan memiliki data dari kartu ATM sekaligus nomor PIN-nya. Setelah itu, ia akan menggunakan kartu hasil cloning dan PIN nasabah untuk mengambil isi di rekeningnya.
Aksi perampokan uang dengan menggunakan perangkat Skimmer ternyata juga bisa dilakukan melalui alat debit kartu di mall atau toko yang menyediakan layanan pembayaran secara debet. Cara kerjanya hampir sama saja dengan modus yang diterapkan di mesin-mesin ATM.
Untuk mencegah aksi skimmer ini, menurut Departemen Saluran Elektronik Artajasa, yang menjadi penyedia ATM yang digunakan bersama oleh 74 bank di Indonesia, mengatakan bahwa diperlukan pengaman anti skimmer di mesin ATM. Pengaman mesin ATM sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu cocor bebek dan jitter. Cocor bebek adalah alat yang ditempel di mulut slot kartu, sehingga pelaku tidak bisa menempel skimmer. Pengaman kedua adalah jitter, aplikasi yang membuat kartu masuk dan keluar slot secara perlahan, untuk mencegah data terekam, sehingga nasabah diminta sabar untuk menunggu, jangan memaksa tarik atau dorong kartu. Masih dari sumber yang sama, pengaman tersebut ditujukan untuk meminimalisir pencurian bermodus skimmer, walaupun tidak 100 persen dapat menghilangkannya. Nasabah bisa meningkatkan keamanan dengan mengganti PIN dan menutupi dengan tangan ketika memasukkan nomor PIN agar tidak terekam kamera tersembunyi.(h_n)
Langganan:
Postingan (Atom)