Berikut beberapa keuntungan yang di dapat dengan mengaplikasikan dokumen digital :
-
Efisien dan tidak memakan tempat, karena dimana biasanya dengan dokumen konvesioanal akan memakan banyak tempat. Dokumen digital akan di disimpan pada sebuah media penyimpanan digital, yang mana dengan kapasitas media penyimpanan 100 GB anda bisa menyimpan 2 jutaan lembar, bahkan bisa lebih tergantung format file dan resolusi yang di gunakan.
-
Dengan menggunakan dokumen digital juga akan memudahkan anda dalam hal pendistribusian dokumen, anda bisa mendistribusikan dokumen digital melalui CD, media penyimpnan jinjing (USB Flash Disk, Hardisk eksternal), email dan lain-lain.
-
Dokumen Digital juga bisa menjadi sebuah solusi backup, dimana jika dokumen konvesioan rusak yang di karenakan bencana alam, kehilang yang tidak di sengaja dan yang lain.
-
Penerapan dokumen digital juga mendukung kampenye Go Green, dimana tidak semua dokumen harus di cetak, jadi menghemat penggunaan kertas.
-
Dengan menggunakan dokumn digital juga akan memudahkan anda untuk mencarinya, anda tidak perlu masuk gudang dokumen dan membuka-buka tumpukan kertas.
Ketika dokumen digital telah di aplikasikan, muncul
pertanyaan bagaimana kita harus memproteksi dan memonitor dokumen
tersebut? yang mana penggunanaan dokumen digital akan memudahkan
pendistribusian dokumen tersebut, yang mungkin saja di gunakan oleh
orang lain untuk hal-hal yang tidak di inginkan. Solusi dari
permasalahan diatas yaitu salah satunya dengan menggunakan Watermarking
(tanda air). Watermarking sendiri mempunyai banyak teknik, ada teknik
watermarking yang dapat di lihat dengan mata telanjang dan ada juga
yang tidak.
Pada artikel kali ini saya hanya akan membahas
Watermarking yang sifatnya kasat mata, yang mana fungsi watermarking
ini justru sebagai penanda untuk memberikan informasi yang jelas
terhadap dokumen tersebut dan untuk melindungi dokumen dari pembajakan.
Yang mana watermarking ini sering di pakai pada perusahaan-perusahaan.
Pada contoh ini saya menggunakan Microsoft Office 2010.
1. Untuk menambahkan watermarking pada dokumen, buka
Microsoft office kemudian klik tab Page Layout kemudian clik pada icon
Watermark.
2. Di sini juga sudah di sediakan beberap
tempallate, untuk menggunakan template yang ada anda bisa mengklik
salah satu template contoh Confidential.
3. Namun jika anda ingin melakukan kustomisasi pada tab Page Layout klik watermark kemdudian pilih Custom Watermark….
4. Jika anda ingin mengganti tulisan Confidential
dengan yang lain, pilih salah satu combo text kemudian langsung ketikan
keterangan yang baru, dan untuk merubah warna anda bisa memilihnya
pada tab Color. Memang tidak terlalu banyak opsi yang bisa di lakukan
pada menu watermark ini, seperti penempatan watermark yang hanya bisa
di tempatkan pada bagian tengah dokumen.
5. Hasil customisasi yang telah di lakukan.
6. Selain dengan tulisan anda juga bia menggunakan
gambar sebagai Watermaking, untuk menggunakan gambar, pilih Picture
watermark kemudian klik tombol Picture lalu pilih gambar yang di
inginkan lalu klik tombol Insert.
7. Berikut hasil dari Wartermark dengan gambar, jika
dirasa gambar terlalu jelas dan anda ingin membuat lebih sama-samar
anda bisa mencentang beri centang opsi Washout agar kelihatan lebih
samar-samar.
8. Untuk menyimpan dokumen tersebut dengan file PDF
klik menu File – Save as kemudian pada Save As type pilih PDF kemudian
klik Tombol Save. Microsoft Office 2010 sudah di lengkapi kemampuan
untuk melakukan penyimpanan file ke PDF jika anda masih menggunakan
Microsoft Office 2003 atau 2007 anda harus mengintall sebuah plugin
terlebih dahulu.
9. Hasil Dokumen pdf yang di buat dengan menggunakan Microsoft Office 2010 dengan Watermarking.
Di ambil dari Tabloid PC Plus Edisi 372
Tidak ada komentar:
Posting Komentar